Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Rabu, 24 April 2019 | 2:35 pm
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 248

Nugroho Hamid,,SKM,M.Kes : Desa Patiddi ,Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat Berhasil Telorkan Perdes Tentang Pencegahan Perkawinan Anak Usia Dini.

Nugroho Hamid,,SKM,M.Kes : Desa Patiddi ,Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat Berhasil Telorkan Perdes Tentang Pencegahan Perkawinan Anak Usia Dini.

Mamuju,MMC.cOM–Pernikahan anak usia dini di Sulawesi Barat masuk kategori tertinggi kedua nasional mencapai angka 37% olehnya itu Desa Patiddi ,Kabupaten Mamuju ,Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rapat terkait rencana terbitnya Peraturan Desa tentang perkawinan anak usia dini.

Adapun dasar dari rencana Perdes No.001 Desa Patiddi ini sesuai dengan pasal 20 undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak yang mana dinyatakan bahwa negara , Pemerintah, Pemerintah Daerah, Masyarakat, keluarga dan orang tua atau wali berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak .

Selain itu Bahwa masalah perkawinan anak yang terjadi di masyarakat perlu diantisipasi dalam berbagai bentuk karena akan menimbulkan dampak dimana problem perkawinan anak harus mendapat perhatian yang serius dalam mewujudkan generasi emas.”ujar Kades Patiddi

Adapun kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan dan Peningkatan Kesertaan KB Dinas PPPA dan PPKB Provinsi Sulawesi Barat Nugroho Hamid SKM ,M.Kes.

Dalam kesempatan ini Nugroho Hamid “menyampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Barat merupakan daerah dengan angka tertinggi stanting kedua nasional yang mencapai 37% dan Sulawesi Barat masih masuk dalam 3 besar data kematian ibu dan bayi .

Selain itu Nugroho juga menjelaskan bahwa Provinsi Sulawesi Barat merupakan daerah 3 besar tertinggi perkawinan anak usia dini.

Lebih jauh Nugroho Hamid mengatakan bahwa ada korelasi antara tingginya perkawinan usia anak di Sulbar dengan tingginya kejadian stunting serta angka kematian bayi dan perkawinan anak usia dini sehingga dinas PPPA dan KB Provinsi Sulawesi Barat berkewajuban untuk menyelesaikan masalah perkawinan anak tersebut.

Dengan adanya Perdes tentang perkawinan anak di desa Patiddi ini merupakan peraturan desa yang pertama yang ada di Sulawesi Barat dan semoga ini menjadi acuan dasar bagi desa desa lainnya yang ada di provinsi Sulawesi Barat untuk membantu mencegah perkawinan anak usia dini sehingga masalah sosial tentang perceraian anak usia dini di Sulawesi Barat bisa kita segera atasi .”Tutup Nugroho Hamid.”(MMC/Red)

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.