Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Rabu, 11 September 2019 | 11:38 pm
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 173

RPJPD SEBAGAI SALAH SATU KERANGKA DALAM PEMBANGUNAN SUATU DAERAH

RPJPD SEBAGAI SALAH SATU KERANGKA DALAM PEMBANGUNAN SUATU DAERAH

Penulis : DR.Suyuti Marzuki
Advanced Balanced Scorecard for Government
International Certificate
BSI of washington.

MamujuMedia Center.Com–RPJPD atau Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah adalah dokumen perencanaan pembangunan makro yang berisi visi, misi dan arah pembangunan suatu daerah dalam jangka waktu 20 tahun. Dokumen RPJPD merupakan kesepakatan/komitmen kebijakan yang mengikat namun fleksibel dalam tahapan pelaksanaannya. RPJPD menjadi tahap dasar bagi siapapun termasuk para calon pemimpin dalam membuat visi dan misi guna membangun suatu daerah.
Apa yang telah dibangun melalui pembangunan peta strategi yang meliputi cakupan Penyusunan RPJPD yaitu : 1). Pengumpulan data primer dan sekunder;
2). Proses Analisis SWOT (Strenght, Weaknes, Oportunity, Treats);
3).Proses dan analisis kondisi eksisting SDA, SDM, potensi ekonomi, tingkat perkembangan sosial budaya, kondisi politikm hukum serta tingkat keamanan dan ketertiban;
4). Proses pengkajian kondisi sektor ekonomi unggulan dalam rangka mendapatkan peta potensi termasuk potensi PAD & kapasitas ekonomi daerah;
5).Proses pengkajian produk unggulan, potensi, permasalahan dan prospek ke depan serta konsep pengembangannya;
6).Analisis keterkaitan antar sektor dan produk unggulan agar dapat diperoleh peta potensi ekonomi daerah;
7).Proses perencanaan pembangunan yang lebih rasional, sistematis, dandapat diukur serta formulasi strategi, prioritas dan kebijakan pembangunan dengan mempertimbangkan azas berkelanjutan dan keterpaduan.

ADALAH seluruhnya telah terbangun dalam pemetaan strategy (strategy Map) Balanced Scorecard…

RPJPD hampir tidak pernah mendapat perhatian serius di daerah.

Dalam design balanced scorecard, bukan hal sulit dan bertele-tele. Cukup mengambil strategi strategi (SS) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah dibangun di dalam peta strategi dan disebar kedalam format RPJPD .

Sekali lagi, dengan catatan bahwa begitu pentingya pemetaan strategi itu, sebagamana kutipan permendagri 86/2017 hal 343:
Ketiga, untuk menghasilkan perumusan strategi yang pada akhirnya dapat selaras dengan pilihan program yang tepat maka rumusan strategi HARUS DIPETAKAN (strategy mapping), agar secara seimbang melintasi lebih kurang empat perspektif:
1) Perspektif masyarakat/layanan: bagaimana strategi dapat menjadikan pengaruh langsung terhadap pengguna layanan atau segmen masyarakat, pemangku kepentingan lainnya;
2) Perspektif proses internal: strategi harus mampu menjadikan perbaikan proses dan pemberian nilai tambah pada proses birokrasi (internal business process);
3) Perspektif kelembagaan: strategi harus mampu menjelaskan dengan investasi apa pada sistem, teknologi, dan sumber daya manusia (SDM) untuk menjamin terselenggaranya layanan pemerintahan daerah yang baik (good governance) dalam jangka panjang; dan
4) Perspektif keuangan: strategi harus dapat menempatkan aspek pendanaan sebagai tujuan sekaligus sebagai konstrain (cost-effectiveness) serta untuk mencapai manfaat yang terbesar dari dana yang terbatas (allocative efficiency).

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.