Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Sabtu, 19 Januari 2019 | 7:54 am
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 301

Karna Sakit Hati ,Salah Seorang ASN Melakukan Pengrusakan APK Salah Satu Parpol di Kota Mamuju ,Sulbar.

Karna Sakit Hati ,Salah Seorang ASN Melakukan Pengrusakan APK Salah Satu Parpol di Kota Mamuju ,Sulbar.

Mamuju,MMC.Com-Terkadang seseorang melampiaskan rasa kekecewaan dengannya melakukan hal – hal negatif yang dapat merugikan dirinya sendiri, seperti yang dilakukan oleh salah seorang ASN Kab. Mamuju berinisial AR (45) yang melampiaskan kekecewaannya dengan melakukan pengrusakan sejumlah alat peraga kampanye (APK) pada hari kamis (10/01/2019) dini hari.

Pengungkapan kasus tersebut dijelaskan secara rinci oleh Kapolres “Metro” Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K., M.H. dihadapan para awak media pada saat pelaksanaan Press Conference di Mapolres “Metro” Mamuju pada hari Sabtu (19/01/2019).

Dalam release tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa motif pengrusakan APK yang dilakukan oleh “AR” (45) adalah sakit hati karena sebelumnya “AR” memiliki jabatan disalah satu institusi pemerintahan kemudian dimutasi.

Tidak terima dengan mutasi tersebut, akhirnya “AR” melampiaskan kekecewaannya dengan melakukan pengrusakan beberapa APK calon legislator yang berada di Kabupaten Mamuju.

” Berdasarkan hasil interogasi terhadap pelaku, diketahui bahwa motif dari AR melakukan pengrusakan sejumlah APK karena sakit hati lantaran sebelumnya pelaku menduduki sebuah jabatan disalah satu institusi pemerintahan, namun kemudian Ia dimutasi menjadi staff biasa “, Ucap Kapolres “Metro” Mamuju.

Namun aksi pengrusakan tersebut sempat terekam oleh salah satu kamera pengawas CCTV masyarakat, sehingga dengan bukti petunjuk dari rekaman CCTV tersebut team python yang diback up oleh Dit krimum Polda Sulbar berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku pada hari Jum’at (18/01/2019) di desa bambu, Kel. Mamunyu, Kab. Mamuju, ” Imbuh AKBP Mohammad Rivai Arvan, S.I.K., M.H. “

Ia juga menegaskan bahwa hasil dari interogasi terhadap pelaku tidak ada unsur politik sama sekali dan perbuatan pelaku murni didasari sakit hati.

Saat ini pelaku berikut barang buktinya berupa sebilah parang yang digunakan untuk melakukan pengrusakan telah diamankan di Mapolres “Metro” Mamuju, dan atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 406 Jo 65 KUHPidana dan UU Darurat Republik Indonesia dengan Ancaman hukuman lebih dari 5 (lima) Tahun.

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.