Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Kamis, 12 September 2019 | 8:08 pm
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 250

PT.Mubadalla Petroleum (Pearl Oil) Belum Melaksanakan Kewajibannya Terhadap Dana Participating Interest (PI) 10% kepada 2 Daerah Penerima.

PT.Mubadalla Petroleum (Pearl Oil) Belum Melaksanakan Kewajibannya Terhadap Dana Participating Interest (PI) 10% kepada 2 Daerah Penerima.

Mamuju,MMC.COM–Surat dari SKK Migas dan Mubadala Petroleum yang ditujukan kepada 2 (Dua ) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yaitu Perumda Sebuku Energi Malaqbi dan PT Dangsanak Banua Sebuku, yang merupakan Perusahaan Badan Umum Milik Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan terkait penawaran Participating Interest sebesar 10% terhadap 2 daerah sekitar Blok eksplorasi Gas Bumi yang dilaksanakan oleh PT.Mubadala Petroleum hingga saat ini belum terealisasi.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Perumda Sebuku Energi Malaqbi ,Haris Hanaping ,SE,MM dalam Rapat umum pemegang saham BUMD Sulawesi Barat ,Kamis 12 September 2019.

Lebuh jauh Haris menambahkan bahwa jika merujuk pada surat SKK Migas pada 9 November 2018, Kedua perusahaan daerah milik Pemprov Sulbar dan Kalsel sudah mendapat surat penawaran PI sebesar 10 persen dan semua dokumen persyaratan sudah di lengkapi.”pungkas Haris.

Ini juga sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Syarat dan Ketentuan Penawaran PI 10 Persen pada Wilayah Kerja Migas.”papar Dirut Perumda Sebuku Energi Malaqbi.

Sementara itu Direktur Operadional Perumda Sebuku Energi Malaqbi ,Asrul Abu juga menyayangkan lambatnya proses pencairan dana PI oleh Kontraktor Pelaksana dalam hal ini PT.Mubadalla Peteoleum. “Kan telah dibentuk perusahaan persero daerah sebagai penerima PI 10 persen di wilayah kerja Sebuku. Ini untuk memenuhi ketentuan dalam peraturan menteri.”papar Asrul.

Saat ini tahapan proses pelaksanaan Pencairan Participating interest sudah memasuki tahapan Due Diligent dan seharusnya sesuai dengan Permen 37 Menteri ESDM selambat-lambatnya 60 hari kerja sudah dilakukan penandatanganan Due Diligent namun dalam hal ini pihak Kontraktor belum melakukan hal tersebut dan kami belum mengetahui alasannya padahal PT Mubadala Petroleum Pearl Oil telah menerima seluruh dokumen yang telah di persyaraykan untuk keperluan Due Diligent.”.pungkas Asrul.

Pada Pertemuan di Bulan 16 Agustus 2019 kemarin antara PT.Mubadala Petroleum dan kedua BUMD tersebut,President Director PT.Mubadalla Petroleum sudah berkomitment untuk melaksanakan Kewajiban Participating Interest ini rampung sebelum tahun depan (2020 red).

“ini menjadi pegangan kita dan semoga pihak Kontraktor Pelaksana eksplorasi segera merealisasikan janji dan komitmentnya sehingga dana Participating Interest dapat segera di nikmati oleh Masyarakat di 2 daerah penerima PI ini.”tutup Haris.

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.