Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Jumat, 15 Maret 2019 | 3:55 pm
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 308

OPTIMALKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT, DITLANTAS POLDA SULBAR BEKERJASAMA BPJS MAMUJU GELAR SOSIALISASI PENANGANAN PASCA KECELAKAAN KERJA DAN LAKALANTAS.

OPTIMALKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT, DITLANTAS POLDA SULBAR BEKERJASAMA BPJS MAMUJU GELAR SOSIALISASI PENANGANAN PASCA KECELAKAAN KERJA DAN LAKALANTAS.

Mamuju,MMC.Com- Sosialisasi bersama Ditlantas Polda Sulbar bekerjasama BPJS Mamuju dalam pelaksanaan manajemen FKRTL dalam penanganan Post Crash pasca kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja.

Kamis, 14 Maret 2019 , sesuai perintah Bapak Dirlantas Polda Sulawesi Barat Kombespol Chiko Ardwiatto, Sik. M.Hum yang dilaksanakan oleh Ps. Kasi Laka Akp Suhartono Sh Sik menghadiri kegiatan sosialisasi bersama kepada semua pihak rumah sakit di Mamuju sebagai pelaksana manajemen FKRTL dalam penanganan Post Crash pasca kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja yang dilaksanakan di Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Mamuju.

Materi yang disosialisasikan merupakan hasil FGD (Focussed Group Discussion) penjaminan kasus kecelakaan lalu lintas dan penjaminan kasus penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja sebagaimana yang tertuang dalam Permenkeu No. 141 tahun 2018 pada tanggal 6 Maret 2019.

Adapun yang menyampaikan materi pada kegiatan ini adalah :
1. Dr. Kiki dari BPJS Kesehatan Cabang Mamuju.
2. Bapak Putu Donnie dari Kepala Cabang Jasa Raharja Mamuju.
3. Bapak Aria dari PT. TASPEN Mamuju.
4. Kasi Laka Dit Lantas Polda Sulawesi Barat didampingi Kanit Laka Polres Mamuju.

Peserta sosialisasi bersama pihak rumah sakit di Mamuju sebagai pelaksana manajemen FKRTL dalam penanganan Post Crash, yaitu :
1. RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santosa.
2. RSUP Provinsi Sulawesi Barat.
3. RSUD Kabupaten Mamuju.
4. RS Mitra Manakarra.

Ps Kasi Laka melaksanakan penekanan Bapak Dirlantas Polda Sulawesi Barat menyampaikan kepada para peserta sosialisasi dalam hal penanganan kecelakaan lalu lintas Polri dalam hal ini Ditlantas Polda Sulawesi Barat sebagai Pembina fungsi lalu lintas di Polda Sulawesi Barat melaksanakan tugas berdasarkan amanah UU NO. 22 tahun 2009 tentang LLAJ dan Perkap 15 tahun 2013 tentang Pedoman Penanganan Laka Lantas serta MOU yang ditandatangani oleh Pimpinan di Mabes Polri baik dengan Pihak PT Jasa Raharja maupun BPJS.
Berbicara mengenai Post Crash kita harus melihatnya secara terpadu yaitu Medical, Investigation & Justice. Oleh karena itu, pasca terjadinya kecelakaan Polisi selaku petugas yang memiliki kewenangan bidang investigasi dan bertanggungjawab atas penegakan hukum, Tim Medical dalam hal ini RS. Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso, RSUP Provinsi Sulawesi Barat, RSUD Kabupaten Mamuju dan RS Mitra Manakarra serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yaitu BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mamuju, PT. Jasa Raharja Cabang Mamuju, PT. Taspen Cabang Mamuju dan PT. Asabri Wilayah Mamuju harus satu persepsi, sinergi dan komunikatif bahu membahu dalam melayani masyarakat Provinsi Sulawesi Barat khususnya yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas (KLL) dan kecelakaan kerja sehingaa secara cepat, tepat dan manfaat dapat dilayani dengan baik mulai dari penanganan pertama di TKP kecelakaan, penanganan medis maupun pemberian santunan pasca kecelakaan.

Melalui forum ini kami mengajak semua pihak yang bertanggungjawab dalam pelayanan public pasca Post Crash ini bekerja maksimal dan komunikasi setiap hari dalam melayani masyarakat. Studi kasus penanganan laka yang datang ke rumah sakit dalam situasi belum ada pihak keluarga korban yang menjamin biaya perawatan mohon agar tetap proaktif empati tangani procedural dalam amanat undang-undang untuk menstabilkan kondisi pasien korban laka dengan tidak menunggu sampai ada pihak keluarga yang tandatangani sebagai penjamin serta dalam hal situasi korban diduga akibat kecelakaan di ruang UGD belum ada proses penanganan dari Pihak Kepolisian mohon agar semua pihak rumah sakit sebagai pihak manajemen FKRTL proaktif menginformasikan nya kepada Kanit Laka Polres Mamuju 08114104477 Kasi Laka Dit Lantas Polda Sulawesi Barat 081315092008 dengan mencatat no hp dan memasangnya ditempel di Papan Piket UGD masing-masing Rumah Sakit sehingga Polisi bisa proaktif datang ke rumah sakit untuk tangani sesuai prosedur mulai pendataan, menghubungi pihak keluarga korban hingga proses penegakan hukumnya dengan diawali penerbitan Laporan Polisi laka Lantas (LP) yang tentunya sangat dibutuhkan sebagai syarat utama kelengkapan administrasi baik PT Jasa Raharja maupun BPJS dan PT Taspen berdasarkan MOU untuk realisasi santunan dan dukungan biaya kesehatan kepada Korban Laka Lantas bekerja sama dengan pihak rumah sakit.

Group Whatss App “FGD Post Crash” yang dibuat oleh Kasi Laka dengan melibatkan semua pihak yang terdiri dari Polisi selaku petugas yang memiliki kewenangan bidang investigasi dan bertanggungjawab atas penegakan hukum, Tim Medical dalam hal ini RS. Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso, RSUP Provinsi Sulawesi Barat, RSUD Kabupaten Mamuju dan RS Mitra Manakarra serta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yaitu BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mamuju, PT. Jasa Raharja Cabang Mamuju, PT. Taspen Cabang Mamuju dan PT. Asabri Wilayah Mamuju kedepannya kita gunakan sebagai media diskusi dan koordinasi untuk mempercepat birokrasi pelayanan kepada masyarakat Provinsi Sulawesi Barat dalam kasus korban laka lantas dan laka kerja.
Semoga niat baik dan kerja ikhlas mengimplementasikan UU No 25 tahun 2009 tentang pelayanan public melayani masyarakat Sulawesi Barat.

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.