Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Jumat, 8 Maret 2019 | 1:04 pm
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 143

Danrem 142 Tatag ,Hadiri Rakor Sinergitas Penyelenggara Pemilu 2019  

Danrem 142 Tatag ,Hadiri Rakor Sinergitas Penyelenggara Pemilu 2019

 

Mamuju,MMC-Dalam Rangka Sinergitas antara TNI dan POLRI Serta KPU dan BAWASLU Sulbar, Danrem 142 Tatag Kolonel Inf Eventius Teddy Danarto Bersama Personil Korem 142 Tatag Hadir dalam Kegitan Rakor yang dilaksanakan Polda Sulbar, Jumat,8/3/2019.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri langsung oleh Kapolda Sulbar Bersama Jajaran Pejabat Unama Polda,Asisten 1 Gubernur Sulbar,Danrem 142 tatag, para Dandim se Sulbar, Kasi Ops rem 142, Kasi Intel dan seluruh Pasi Ops dan Pasi Intel Kodim Jajaran Sulbar, Kabinda Sulbar, Kakanwil Kemenhan, Kabinda Sulbar, Bawaslu sulbar,KPU Sulbar,BNN.

Pada kesempatan tersebut Danrem 142 Tatag Kolonel Inf Eventius Teddy Danarto menyampaikan dalam sambutannya bahwa pihaknya siap memberikan bantuan personil pada saat pilpres dan pileg yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang

keberadaan satuan TNI pada dasarnya di kegiatan pilpres maupun pileg mendatang, dipersiapkan untuk perbantuan satuan Polri.semuanya akan dikerahkan untuk mengantisipasi dan mengatasi apa bila muncul kerawanan yang terjadi selama kegiatan pemilu mendatang, agar kegiatan pilpres dan pileg bisa terlaksana dengan Aman,tertib dan lancar.

“kami perlu sampaikan bahwa berkaitan dengan netralitas TNI dalam pemilu yakni melakulan koridor yang telah ditentukan untuk prajurit TNI”Ucapnya

Prajurit TNI tidak akan terlibat dalam aksi kampaye, dan akan melaporkan kepada polri dan bawaslu apa bila melihat atau menerima laporan dari masyarakat dengan adanya hoax atau berita bohong dannkecurangan yang bila mana nanti terjadi di lapangan.

“beberapa tugas dari para dansat yang ada di jajaran Korem 142 Tatag yang diantaranya adalah, kami harus mensosialisasikan tentang netralitas ini sampai
ke tingkat bawah,
dan harus dipahami kemudian

kami juga memonitor kondisi yang ada di lapangan dan selalu berkoordinasi dengan pihak polri yang ada di wilayah,

larangan bagi prajurit TNI Sesuai dengan UU 29 tahun 97 dimana sangsinya berupa teguran,penahanan ringan,penahana berat apabila ada anggota TNI yang memberikan komentar atau pengarahan dan penilaian yang berkaitan dengan kontestan, menempel atribut atau identitas peserta peserta pemilu.

“salah satu perhatian dari pangdam XIV/ Hasanuddin, agar para personil dibuatkan SOP yang mengatir tentang kegiatan personil di lapangan serta operasional disesuaikan dengan kondisi terakhir serta membagi tugas siapa berbuat apa dan dimana, serta memberikan latihan serta simulasi agar dalam pelaksanaan dilapangan nantinya terjalin dwngan baik dan bisa mengambil tidakan sesuai dengan SOP yang ada”pungkas Danrem

“berbagai macam persiapan telah kami lakukan di jajaran Korem 142 tatag sesuai dengan arahan Pangdam XIV/ Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi,

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.