Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Jumat, 20 September 2019 | 1:00 pm
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 33

PANEN RAYA BERSAMA DANDIM 1418/MAMUJU, PEMDA MAUJU, BULOG, MITRA BULOK DAN POK TANI.

PANEN RAYA BERSAMA DANDIM 1418/MAMUJU, PEMDA MAUJU, BULOG, MITRA BULOK DAN POK TANI.

Mamuju – Sebagai bentuk rasa syukur atas keberkahan nikmat dari Allah SWT, sehingga pelaksanaan Panen Raya di Dusun Pure Desa Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku Kab. Mamunu Prov. Sulbar, dapat dinikmati oleh masyarakat Dusun Pure, semuanya itu tidak terlepas dari kerja keras para petani maupun badan penyuluh pertanian serta pendampingan oleh bapak bapak Babinsa. Jumat, (21/09/2019)

Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Wakil Bupati Mamuju, bapak Irwan Pababari, S.T.M, S.H, Dandim 1418/Mamuju Kolonel Inf Suyitno, S.I.P, Kadis Pertanian Kab. Mamunu, Bapak Alwi, mewakili Kadivre Bulog Mamuju, Bapak Nono, Kasdim 1418/Mamuju Mayor Inf Andi Ismail, S.E, Danramil 1418-03/Kalukku Kapten Inf Jalaluddin, Pasiterdim 1418/Mmj Kapten Inf Muh. Arief, Lurah Sinyonyoi, Ketua Persit KCK Cab. LVII Dim 1418/Mamuju, Ibu Evy Suyitno dan pengurus Cabang LVII Dim 1418/Mamuju serta para kelompok tani dan Mitra penggilingan padi Bolug

Adapun sambutan Kadistan Kab. Mamuju, mengatakan bahwa kita patut bersyukur karena dalam suasana musim kemarau yang berkepanjangan ini Alhamdulillah, kita masih dapat melaksanakan panen raya sebagaimana yang kita saksikan tadi pagi bersama sama.

Lanjut kata Kadistan bahwa luas lahan di Dusun Pure1 dan 2 kurang lebih 540 hektar dan yang bisa melaksanakan panen hanya mencapai 494 hektar, ini berarti ada 0,84% yang terbilang gagal panen, hal ini tentunya diakibatkan karena kurangnya pasokan air akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

Harapan kami kedepan mari kita selalu untuk mendukung program pemerintah yg juga telah diperkuat oleh adanya pendampingan dari bapak bapak Babinsa Kodim 1418/Mamuju.”menutup sambutannya.

Dandim 1418/Mamuju mengatakan
mungkin banyak bapak bapak bertanya tanya kenapa dalam pengolahan lahan pertanian selalu ada keterlibatan bapak TNI sehingga, pada kesempatan ini kami akan sampaikan bahwa bila tentara sampai harus turun ke pertanian ini berarti bahwa pertanian kita akan terancam dan perlu adanya penanganan yang serius karena bila ini dibiarkan akan berdampak pada krisis pangan khususnya beras sedangkan kita ketahui bahwa makanan pokok bangsa Indonesia adalah Beras.

Belum lagi banyaknya lahan lahan pertanian yg alih fungsi yang tadinya masyarakat menanam padi tetapi, dengan adanya pertumbuhan penduduk yang semakin pesat sedangkan, lahan untuk tempat tinggal semakin berkurang sehingga mereka memanfaatkan lahan persawahan menjadi lahan perumahan,. “Kata Dandim.

Namun demikian kami dari TNI akan bekerja sama dengam Pemda mengambil.langkah langkah untuk mengatasi kekurangan lahan pertanian yang selama ini dialih fungsikan menjadi perumahan/BTN dengan cara program percetakan sawah. Kami berharap dengan adanya program ini akan dapat menjaga stabilitas ketahanan pangan khususnya makan pokok kita.

Oleh karena itu untuk meningkatakan swasembada pangan tentunya dibutuhkan kerja sama antara instansi terkait dan para kelompok tani, sehingga pada kesempatan ini saya mengajak Bapak Kadistan dan Kadivre Bulog, kalau Kadistan akan mengurusi tentang kebutuhan kebutuhan petani mulai dari tahap pembibitan, pemeliharaan sampai dengan Panen dibantu oleh para Babinsa.”Lanjut Pak Dandim.

Kemudian untuk Bulog sendiri adalah sebagai mitra petani dalam menyerap sebagian hasil panen petani untuk digunakan sebagai stock karena, Bulog punya tiga fungsi utama yaitu 1. Melayani dan menyalurkan beras untuk masyarakat miskin (Raskin), 2. Melaks operasi pasar bila terjadi harga beras tingi maka Bulog akan menyalurkan ke pasar pasar untuk menekan harga beras,
3. Apabila terjadi bencana, maka Bulog akan mengeluarkan Stock beras untuk mendukung masyarakat yang terkena musibah bencana.

Jadi saya menghimbau kepada masyarakat agar mau membatu Bulog dengan cara menjual sebahagaian hasil panennya ke Bulog, memang harga pembelian bulog tidakbsama debfan garag para tengkulak beras karenaharga beli Bulig sudah ditentukan oleh pemerintah dan berlaku nasional, tetapi dalam hal ini Bulog bukan berarti akan menjualnya dengan harga tingi tetapi justru akan digunakan untuk kepentingan kepentingan sosial. Dengan demikian berati bapak bapak sudah melakukan sedekah terhadap saudara saudaranya yang lain yang kebetulan hidupnya masih kurang beruntumg dan Insya Allah bapak bapak akan semakin dilipat gandakan rezkinya.”Sambil menutup sambutannya.

Wakil Bupati Mamuju dalam sambutannya mengatakan bahwa, saat ini pemerintah daerah sedang membangun inprastruktur pertanian baik berupa bendungan maupun irigasi sehingga daerah daerah yg selama ini sulit terjangkau air akan kebagian air, dengan demikian maka untuk mencapai ketahanan pangan akan tercapai dengan maksimal.

Dan bila perlu kami akan supor untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan petani seperti peralatan-peralatan yang lebih moderen, apabila hal itu dibutuhkan untukbmeningkatkan hasil produksi serapan gabah petani,

Harapan saya dari pemerintah daerah Kabupaten Mamuju berharap kegiatan pertanian tetap kita tingkatkan, tentunya semua itu dibutuhkan kedisiplinan dan kerja keras para petugas penyuluh dan bapak Babinsa dalam rangka menginstruksikan kepada masyarakat tentang tehnis penanaman, pemeliharaan, panen sampai dengan pasca panen.(Mkr)

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.