Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Selasa, 24 September 2019 | 10:24 am
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 22

Kurang dari waktu 2 jam pelaku sodomi dibekuk Polres Bangka.

Kurang dari waktu 2 jam pelaku sodomi dibekuk Polres Bangka.

Babel,MMC.COM–KPAD Propinsi Bangka Belitung sangat mengapresiasi tindakan yang Proaktif dan Responsif yang dilakukan oleh satuan polsek Sungailiat.
Dengan gerakan cepat menanggapi laporan pengaduan Ibu korban penanganan kasus ini sesuai dengan Slogan Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono yaitu “PARAI” Proaktif, Akuntabel, Responsif, Amanah, Intergritas.

Berdasarkan pengakuan pelaku sendiri, dia juga pernah melakukan pencabulan terhadap sepupunya dan juga pernah tersandung kasus pencurian.
pelaku melakukakan perbuatan tercela ini akibat sering menonton film porno pengakuan tersebut langsung di hadapan Ketua KPAD Provinsi Bangka Belitung, Sapta Qodria Muafi,SH di balik jeruji Polsek Sungailiat.

Akp.Dedi setiawan,S.Sik dalam waktu tidak sampai waktu 2 jam pelaku di ringkus di hutan tanjung pesona yang mana TKP di dekat daerah hutan jelitik belakang kawasan industri, saya bersama beberapa anggota bergerak cepat langsung meringkus pelaku andi (As) umur 20 th dan atas laporan orang tua korban LAW yamg baru berumur 10 thn.

Korban diancam dibunuh jika tidak mau mengikuti kemauan pelaku.
korban berjalan kaki pulang kerumah sendirian dengan kondisi kesakitan dan mengeluarkan darah dari anus. penangkapan di lakukan oleh satuan polsek kota sungailiat yang langsung dipimpin oleh saya dan di hadiahi timah panas karena coba melarikan diri saat penangkapan,terang kapolsek atas seizin kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono.

Sementara itu ketua KPAD Bangka Belitung setelah mengunjungi pelaku langsung bergerak utuk menjenguk korban yang berada di RSMS Sungailiat, keadaan korban sekarang sedang dalam keadaan trauma berat, dan sekarang korban sedang dalam perawatan pihak rumah sakit. akibat kejadian itu korban mendapatkan tindakan operasi pada bagian anus oleh dokter. Dampak kejadian ini, korban merasa ketakutan jika melihat laki-laki, semoga kedepannya menjadi perhatian kita bersama dan tidak ada lagi kejadian yang miris sepert ini, pungkas Bang Sapta.

Tetapi dalam kunjungan bang Sapta membuat korban merasa senang dan bahagia saat bang sapta memberikan hadiah mobil remote control yang sengaja di bawa ke korban agar dapat menghilangkan rasa trauma yang mana korban sudah di tinggal oleh ayahnya selama 5 tahun ini, yang langsung di dampingi oleh kanit reskrim, PPA dan kapolsek sungailiat.

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.