Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Sabtu, 6 April 2019 | 6:40 am
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 166

Kapolda Sulbar Bersama Forkopimda Kab Majene Melaksanakan Kegiatan Silaturahmi Ponpes Miftahul Jihad Majene.

Kapolda Sulbar Bersama Forkopimda Kab Majene Melaksanakan Kegiatan Silaturahmi Ponpes Miftahul Jihad Majene.

MAMUJU,MMC.COM — Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar kembali melancarkan kegiatan safari kamtibmasnya di wilayah Kab. Majene. Dalam kesempatannya tersebut Kapolda kembali mengunjungi Pondok Pesantren Miftahul Jihad Tande pada acara silaturahim, Sabtu (6/4/19).

Acara silaturahim ini turut dihadiri oleh Bupati Majene, Ketua DPRD Majene, Kapolres Majene, Dandim 1401 Majene, Tokoh Agama dan Masyarakat Tande beserta santri dan santriwati Ponpes Miftahul Jihad tande beserta tamu undangan lainnya.

Acara Silaturahim ini mengangkat tema “Perkokoh persaudaraan demi menjaga kesatuan bangasa dan negara republik indonesia.”

Mengawali sambutanya, Bupati Majene H. Fahmi Massiara, mengucapkan apresiasi atas partisipasi seluruh masyarakat tande yang selama ini telah menjaga keamanan kamtibmas.

“Saya berharap sinergitas ini terus terjaga,”ujar Fahmi.

Sementara itu, ditempat yang sama Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar dalam sambutannya mengatakan, manusia itu diciptakan dari dua unsur yaitu Ruh dan Jasad dimana dari kedua unsur ini yang paling penting dan harus diperhatikan adalah Ruh.

“Jadi suatu kekeliruan, istilah yang mengatakan ” Mens sana in Corpore Sano didalam tubuh yang kuat ada jiwa yang sehat”…buktinya tahanan Polisi sehat-sehat ini membuktikan jiwanya yang sakit atau bermasalah,”kata Baharudin Djafar.

Masih kata, Baharudin Djafar, Manusia itu mahluk paling mulia bahkan dibandingkan malikat sekalipun asalkan ada iman, namun jika iman tidak ada maka kedudukan manusia akan lebih rendah dari hewan sekalipun.

“Hewan itu tidak akan pernah menikah dengan sejenisnya maksudnya laki dengan laki, tapi manusia tanpa iman laki dan lakipun bisa menikah (homo) begitupun perempuan dengan perempun (lesbi), nauzubillah,”ucapnya

Disamping itu, Kapolda juga menyampaikan dan mengharapkan agar seluruh masyarakat saling peduli dan harus terus melihat kebaikan saudara kita sehingga hidup ini lebih nyaman dan tercipta kerukunan.

“Ingat. Diantara manusia yang paling bermanfaat adalah orang yang bermanfaat untuk orang lain, untuk kita harus saling mengajak kepada kebaikan dan mencegah kepada keburukan,”pesannya

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan agar masyarakat membina kerukunan di mulai dari keluarga khususnya istri dengan metode sekasur, sedapur dan sesumur.

“Jika ini kita jaga, Inshaa Allah hubungan harmonis dalam keluarga akan terwujud,” harap Kopolda.

Terkait dengan pelaksanaan pemilu 2019, pihaknya mengatakan pemilihan itu hanya 5 tahun sekali jangan sampai hanya menuai kepentingan pribadi, hubungan kekeluargaan di korbankan. Sementara tujuan pemilu itu sendiri untuk mewujudkan negara berdaulat dan masyarakatnya sejahterah.

Tak hanya itu, Kapolda Sulbar juga menyebutkan Pendidikan dan Kesehatan di Sulbar masih kurang hal ini terlihat dari pendaftaran Polisi yang sementara berlangsung dimana stengah dari peserta yang mendaftar gugur di kesehatan.

“Terkadang banyak peserta maupun orang tua saat mendaftarkan anaknya masuk Polisi menyiapkan uang bukan kesehatan maupun pendidikan yang diprioritaskan sehingga kebanyakan peserta gugur di dua bidang ini,”tutup Kapolda.

Berita Lainnya

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.