Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Jumat, 15 Mei 2020 | 8:22 am
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 88

DPRD Sulbar Bentuk pansus Tim gugus covid 19 Sulawesi barat

DPRD Sulbar Bentuk pansus Tim gugus covid 19 Sulawesi barat

 

MAMUJU, MMC.COM— DPRD Provinsi Sulbar membentuk panitia khusus (pansus) dalam rangka menjalankan salah satu tupoksi yaitu pengawasan.

Yang akan diawasi adalah kinerja eksekutif dalam menangani pandemi Covid-19 dan dampak-dampak yang ditimbulkan akibat penyebaran virus ini.

Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah memimpin rapat paripurna melalui video conference (vidcon) pada Rabu malam, 15 April 2020, tentang pembentukan susunan keanggotaan panitia khusus DPRD Provinsi Sulawesi Barat.

Adapun ketiga pansus tersebut adalah Pansus Pengawasan Kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Barat, Pansus Pengawasan Realokasi Dana Refocussing untuk Penanganan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Barat, dan Pansus Pengawasan Dampak Sosial Covid-19 di Provinsi Sulawesi Barat.

“Di tengah mewabahnya pandemi Covid-19, kami sampaikan kepada kita semua agar senantiasa waspada, tetap menjaga kesehatan agar kita dijauhkan dari virus ini. Semoga wabah ini dapat segera kita lalu dan negara serta daerah kita dapat terbebas dari Covid-19,” kata Usman saat memimpin rapat dari ruang rapat paripurna DPRD Sulbar di Mamuju.

Menurut Wakil Ketua Partai Golkar Sulbar ini, data yang ada saat ini menunjukkan bahwa kasus ODP terbanyak terdapat di Kabupaten Polman dengan jumlah 293 orang, Lalu Mamasa 245 orang dan Pasangkayu 229 orang. Sementara Kabupaten Majene 142 orang, Mamuju Tengah 123 orang dan Mamuju 49 orang.

Dari lima kasus positif Covid-19 hingga hari Rabu (15/4), terdapat dua orang dari Mamuju, satu orang dari Mamuju Tengah, satu orang dari Pasangkayu, dan satu orang dari Majene. Yang berasal dari Majene ini telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit rujukan RSUD regional Sulbar.

Usman menambahkan, berdasarkan hasil kunjungan anggota DPRD Sulawesi Barat di enam kabupaten serta melihat kondisi posko-posko di lapangan, maka dianggap perlu membentuk pansus DPRD Sulawesi Barat dalam rangka melakukan pengawasan, percepatan koordinasi, pemantauan serta pengumpulan data dan informasi terhadap penyelesaian percepatan penanganan dan dampak sosial akibat Covid-19.

“Berdasarkan hal tersebut, maka pada malam hari ini (Rabu, 15/4), DPRD Provinsi Sulawesi Barat akan membentuk dan menetapkan nama-nama anggota pansus DPRD Sulawesi Barat, dan pada kesempatan ini juga akan dibacakan penetapan susunan keanggotaan pansus tersebut,” jelas Usman.

Para anggota pansus terdiri dari perwakilan fraksi-fraksi yang ada di DPRD Sulbar. Dari 42 anggota dewan dibagi ke dalam tiga pansus, jadi tiap pansus terdiri dari 13 hingga 15 orang anggota. (adv)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.