Mamuju Media Center
NEWS TICKER
Kamis, 12 Desember 2019 | 1:41 pm
Reporter:
Posted by: mamuju media center
Dibaca: 273

DISNAKERTRANS PROV.SULBAR MENGIKUTI KEGIATAN PERUMUSAN PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN JEJARING LEMBAGA PRODUKTIVITAS (LPN RI)  KEMENTRIA TENAGA KERJA RI.

DISNAKERTRANS PROV.SULBAR MENGIKUTI KEGIATAN PERUMUSAN PENGEMBANGAN
DAN PENGUATAN JEJARING LEMBAGA PRODUKTIVITAS (LPN RI)  KEMENTRIA TENAGA KERJA RI.

Mamuju,MMC.COM-Kegiatan Pengembangan dan Penguatan Jejaring Lembaga Produktivitas telah diselenggarakan pada hari Senin tanggal 09 Desember 2019 bertempat di Hotel Royal Kuningan Jl. Rasuna Said Jakarta Selatan,

Kepala Dinas Nakertrans Prov Sulawesi Barat ,Drs.Maddareski Salatin M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini berrtujuan :
Menyampaikan konsepsi dan kebijakan, Rancangan Induk yang berisi langkah-langkah kebijakan GNP2DS untuk kurun waktu 2019 2025 serta Road Map sebagai operasionalisasi program dan kegiatan GNP2DS setiap tahun selama 5 (lima) tahun, dalam kurun waktu 2019-2025.
Menyamakan persepsi dan komitmen perlunya GNP2DS
Menjaring saran dan masukan terkait dengan peningkatan produktivitas dan daya saing Indonesia untuk Program Kerja LPN 2020.”Ujar Maddareski.”

Kegiatan Pengembangan dan Penguatan Jejaring Lembaga Produktivitas dihadiri 259 orang peserta yakni Anggota LPN, Tim Kerja LPN, Alumni APO, Perguruan Tinggi , Dunia Usaha, Pemerintah daerah (19 Provinsi), Pemerhati Produktivitas, Pakar Produktivitas, Asosiasi Profesi di Bidang Produktivitas .Biro Hukum dan Biro Humas Kemnaker dan Prov Sulbar mengirimkan 2 utusan perwakilan dalam kegiatan dari Kalangan usaha dan pemprov sulawesi barat.

Kegiatan ini menghasilkan rumusan sebagai berikut :
Produktivitas sebagai determinan pertumbuhan ekonomi jangka panjang, dan penggerak dalam peningkatan daya saing.
Upaya peningkatan produktivitas nasional di Indonesia sudah dimulai sejak tahun 1968, yaitu dengan dikeluarkannya Instruksi Presiden No.15 Tahun 1968 tentang Pembentukan Pusat Produktivitas Nasional.
Produktivitas dan daya saing indonesia harus lebih ditingkatkan untuk menghadapi era globalisasi dan industrialisasi 4.0, yang sarat dengan persaingan.

Disamping iyu sebagai hasil pertemuan GB ILO, tanggal 27 oktober sd 08 November 2019 di Jenewa, menegaskan bahwa pentingnya negara anggota ILO melakukan perubahan kebijakan (Development Policy) dengan penekanan peningkatan produktivitas tenaga kerja dimasing-masing negara. Dan memberikan kesempatan yang sama kepada tenaga kerja perempuan dan tenaga kerja muda dalam pembangunan. Indonesia diharapkan menjadi model regional dalam peningkatan produktivitas dan daya saing.
Sehubungan hal tersebut dan sejalan dengan hal tersebut diatas visi misi Presiden RI, maka LPN telah mempersiapkan Rancangan INPRES GNP2DS berikut Rencana Induk dan Peta Jalan untuk 2020 2024.
Di sisi lain isu sentral saat ini sangat kompleks antara lain :
Posisi Daya Saing Indonesia berdasarkan World Economic Forum 2019 Peringkat ke 50 dari 140 negara, masih di bawah Singapura ke 1, Hongkong ke 2, Amerika ke 3, Malaysia ke 22, Thailand ke 25;
Arus globalisasi, dan Revolusi Industri 4.0 secara fundamental akan mengubah seluruh struktur perekonomian dunia, masyarakat dan kemanusiaan sehingga mempengaruhi peningkatan produktivitas dan daya saing;
Dalam Global Entrepreneurship Index 2018 Indonesia berada di peringkat 94 dari 197 negara, berdasarkan hasil riolis The Global Entrepreneurship and Development Institute ( GEDI)
Berdasarkan Global Innovation Index (GII) 2019, Indeks Inovasi Global Indonesia hanya menduduki peringkat ke 85 dari 129 negara ( kedua terbawah di ASEAN) dan tidak mengalami perubahan dari tahun ke tahun atau stagnan.
Indeks Global Keterbukaan Ekonomi (Global Index of Economic Openness/GIEO) 2019 yang dirilis lembaga riset asal Inggris Legatum Institute, Indonesia menduduki peringkat 68, naik 1 tingkat dari ke 67 pada tahun 2018. Namun demikian Indeonesia masih harus bekerja keras meningkatkan perbaikan layanan untuk memudahkan investor dalam berinvestasi.
Indonesia saat ini belum bisa keluar dari negara berpenghasilan menengah (middle income trap), sementara 13 negara dari 101 negara telah berhasil keluar dari middle income trap, faktor tersebut karena TFP negara tersebut cukup tinggi.
Hal tersebut menjadi tugas LPN untuk mendorong peningkatan produktivitas agar daya saing sebagai suatu gerakan nasional yang terintegrasi, terstruktur, sistimatis, masif dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Menghadapi permasalahan dan tantangan tersebut, peningkatan produktivitas dan daya saing harus menjadi upaya bersama dari seluruh komponen bangsa, yang dilaksanakan sebagai Gerakan Nasional yang terencana, terkoordinaaysi , terpadu dan berkesinambungan dilingkungan pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan dan masyarakat
Lembaga produktivitas Nasional dari sisi struktur organissi, tugas pokok dan fungsi sudah tidak sesuia dengan perkembangan dan tuntutan zaman sehingga perlu dilakukan Reposisi dan Revitalisasi.
Program Link and match perlu disinergikan antar Kementerian dalam rangka Gerakan Indonesia Kompeten untuk menghadapi revolusi industri 4.0 dan setiap pelatihan diikuti dengan penerapan dilapangan.
LPN mengkomunikasikan program-program peningkatan produktivitas ke seluruh daerah untuk mendorong dan memperluas jejaring peningkatan produktivitas dan daya saing.
Budaya produktif harus dibangun sejak dini (dari kecil) menjadi bagian pemanngunan karakter bangsa untuk mewujudkan pembangunan SDM unggul dan kepercayaan (Trust Based).
Mou yang telah dilaksanakan harus ditindaklanjuti dengan realisasi kegiatan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.
Omnibus law yang sedang disusun Pemerintah dalam penyederhanaan regulasi harus menjadi pendorong reformasi Birokrasi.
Kedepan seluruh peserta kegiatan pengembangan dan penguatan jejaring lembaga produktivitas hari ini diharapkan menjadi Agen perubahan dan Expert atau Konsultan Peningkatan produktivitas di lingkungan atau daerah masing-masing.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

PT.DUA KAWAN SULBAR -Mamujumediacenter.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.